Sejarah Adidas Dan Puma – Andai saja Adi dan Rudi Dassler bisa belajar untuk selalu terus bersama, Perusahaan mereka yang bernama Gebrüder Dassler mungkin akan mengalahkan Nike sebagai perusahaan perlengkapan olahraga nomor satu didunia saat ini.

Sebagai gantinya, perseteruan pahit kedua saudara ini mengakibatkan Gebrüder Dassler (Dassler Brothers) terpecah menjadi dua dan saat ini kita kenal sebagai Adidas dan Puma, yang saat ini notabenenya adalah brand perlengkapan olahraga terbaik kedua dan ketiga di dunia.

adolf dassler & Rudolf dassler
adolf dassler pendiri adidas (Kiri) & Rudolf dassler pendiri puma (kanan)

Sejarah Adidas Dan Puma

Pada tahun 1920, Adolf (Adi) Dassler yang berusia 20 tahun sangat suka sekali bermain sepak bola. Ditahun itu juga ia mulai membangun bisnis sepatunya di ruang cuci milik ibunya tak lama setelah kembali ke desanya di Herzogenaurach setelah Perang Dunia I. (Baca Juga Kota-Kota Ternyaman Untuk Bersepeda).

Saat itu ia mengembangkan sepatu berduri yang bisa digunakan untuk berlari di trek tanah dan lapangan. Bisnisnya berjalan baik, dan kakak laki-lakinya Rudolph (Rudi) Dassler bergabung dengannya beberapa tahun kemudian untuk membantunya.

Sepatu lari pertama buatan adi dassler (Adidas)
Sepatu lari pertama buatan adi dassler (Adidas). Source : freshnessmag.com

Adi yang bisa dibilang pemalu adalah orang yang sangat kreatif dan otak di balik bisnis ini, sementara Rudi yang ekstrovert adalah salesman yang sangat hebat dalam pemasaran produk sepatu olahraga mereka.

Empat tahun kemudian Adi dan saudaranya Rudolph (Rudi) mendirikan perusahaan sepatu olahraga asal Jerman yang disebut dengan Gebrüder Dassler.

pabrik Gebrüder Dassler awal mula brand adidas dan puma berasal
Pabrik Gebrüder Dassler awal mula brand adidas dan puma berasal. Source : bundesligafanatic.com

Gebrüder Dassler segera mendapat pujian karena meluncurkan sepatu berduri pertama yang digunakan untuk berlari di trek tanah.

Tetapi perusahaan mereka benar-benar sangat sukses setelah kedua bersaudara ini membujuk atlet Olimpiade Amerika Jesse Owens untuk mengenakan sepatu mereka di Olimpiade Berlin 1936.

Jesse Owens pun melakukannya, dan memenangkan empat medali emas. Namun kemenangan itu mulai membuat tali persaudaraan mereka memburuk.

Atlet Olimpiade Amerika Jesse Owens mengenakan sepatu adidas pertama di Olimpiade Berlin 1936.
Atlet Olimpiade Amerika Jesse Owens mengenakan sepatu adidas pertama di Olimpiade Berlin 1936. Source : thevintagenews.com

Sebenarnya perselisihan mereka berdua mulai terjadi beberapa tahun sebelumnya, yaitu pada tahun 1933, dimana saat itu istri Adi yang berusia 16 tahun mulai mencoba untuk ikut campur kedalam bisnis ini.

Rudi merasa tidak senang. Hal ini juga membuat situasi semakin rumit, karena keluarga adi dan Rudi tinggal di kota yang sama dan istri mereka sering sekali bertengkar.

Namun puncak perselisihan mereka terjadi saat adanya serangan udara Perang Dunia II. Rudi dan keluarganya dimasukkan ke dalam tempat perlindungan bom, dan ketika Adi dan keluarganya masuk, Adi berkata, “Bajingan-bajingan kotor itu kembali lagi.”

Konon katanya, dia mengucapkan hal itu untuk Angkatan Udara kerajaan inggris yang berterbangan diatas kampung halaman mereka. Tetapi Rudi yakin jika kata-kata Adi itu untuk keluarganya.

Ketika Rudi dipanggil untuk bertugas di militer Nazi pada tahun 1943, dia yakin Adi mengatur hal tersebut agar dia diusir dari bisnis yang mereka bangun.

Karena ingin kembali, Rudi meninggalkan posisinya pada tahun 1945. Kemudian, ketika ditangkap karena desersi, ia kembali menyalahkan Adi yang tampaknya mengadukannya.

Sejarah Adidas Dan Puma pun dimulai, setelah beberapa kali berseteru, akhirnya mereka berdua memecah perusahaannya pada tahun 1948, memindahkan aset dan karyawan menjadi salah satu dari dua operasi persaingan mereka berdua. Mereka pun membuat pabrik dimana letak keduanya saling berada di sisi berlawanan dari Sungai Aurach yang mengalir dikota tersebut.

logo pertama adidas dan puma setelah resmi berpisah
logo pertama adidas dan puma setelah resmi berpisah.

Adi mengganti nama bisnisnya “Adidas,” dengan menggabungkan nama depan dan belakangnya.

Rudi melakukan hal yang sama, dengan mengganti nama bisnisnya menjadi “Ruda,” meskipun ia kemudian mengubahnya menjadi nama “Puma” yang membuatnya menjadi lebih menarik. Inilah awal dari sejarah Adidas Dan Puma brand peralatan olahraga yang mendunia.

Setelah itu, sebagian besar warga Herzogenaurach dipekerjakan oleh Adidas dan Puma, dan persaingan ketat saudara kandung itu menyebar ke seluruh kota. Jika Anda bekerja di perusahaan Adidas, Anda tidak akan bersosialisasi dengan karyawan di perusahaan Puma, dan sebaliknya.

Jika anda bekerja diantara kedua perusahaan tersebut, Berjalan atau melintasi kawasan salah satu perusahaan musuh adalah hal yang sangat terlarang. Disaat itu Anda hanya berbelanja di toko-toko di sisi sungai yang sama dengan pabrik tempat Anda bekerja.

Seiring waktu, Adidas jauh melampaui Puma dalam penjualan, berkat kreativitas dan kecerdasan teknis milik Adi, meskipun Puma masih melakukannya dengan cukup baik.

Tetapi sementara keduanya bekerja keras bersaing satu sama lain, mereka tidak memperhatikan perusahaan sepatu lain (Nike) yang diam-diam mendapatkan pangsa pasar.

Bill Bowerman pendiri Nike’s
Bill Bowerman pendiri Nike’s. Source : Nike.com

Hari ini, Nike adalah raja dari bisnis sepatu olahraga, dengan penjualan ditahun 2017 mencapai $21 miliar dibandingkan dengan Adidas yang hanya $ 10,36 miliar dan Puma $ 2,4 miliar.

Kedua saudara ini pernah berbicara dan bertemu satu sama lain beberapa kali dikemudian hari, tetapi mereka tidak pernah berdamai. Keduanya meninggal pada tahun 1970-an, dan dimakamkan dengan sisi berlawanan di kuburan setempat.

Perseteruan mereka akhirnya berakhir pada 2009, ketika karyawan kedua perusahaan bermain bersama dalam pertandingan sepak bola persahabatan.

Sekian informasi mengenai Sejarah Adidas Dan Puma dari kami. Artikel ini kami terjemahkan dari history.howstuffworks.com. Jika merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk klik like & share ya. Terima Kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here