Saat ini televisi telah bertransformasi menyesuaikan kebutuhan jaman. Teknologi yang juga berkembang semakin pesat membuat televisi semakin canggih serta lebih mudah digunakan sebagai sarana hiburan. Perkembangan televisi dari masa ke masa terus memberikan kemudahan dalam dunia penyiaran.

Sebagai media elektronik yang berbasis hiburan, teknologi televisi terus dikembangkan agar memudahkan masyarakat dalam menonton berbagai tayangan hiburan. Selain itu, televisi juga bermanfaat sebagai sarana penyalur informasi tercepat dan akurat, yang membantu warga dunia dalam mendapatkan berita terbaru.

 

Sejarah Televisi

Penggunaan kata televisi pertama kali disebut yaitu pada tahun 1900, oleh seorang profesor asal Rusia Constantin Dmitrievich Perskyi saat Kongres Listrik Internasional ke-1 di Paris Perancis. Dalam kongres tersebut makalah Perskyi mengacu pada penelitian karya Paul Gottlieb Nipkow dan Porfiry Ivanovic Bakhmetiev, yang mencoba menggunakan fotolistrik dengan sifat selenium sebagai dasar penelitian di bidang transmisi gambar.

Di tahun 1925 seorang Skotlandia, John Logie Baird sukses mengembangkan teknologi transmisi gambar hidup yang bergerak. Inilah awal dari sebuah perkembangan teknologi pertelevisian di dunia.

Baird pertama kali mendemonstrasikan televisi menggunakan disk berputar yang dapat memindai gambar bergerak menjadi impuls elektronik. Awalnya hasil dari impuls yang dikirim melalui kabel ke layar tersebut muncul sebagai pola terang dan gelap dengan resolusi yang rendah. Untuk demonstrasi ini Baird mencoba siaran pertamanya dengan menampilkan kepala dua boneka ventrilokusi, dengan menggunakan peralatan kamera yang tidak terlihat oleh penonton.

Baird
Baird dengan alat ciptaannya

Sementara Baird terus mengembangkan karyanya, di Amerika Serikat pada tahun 1928, Charles Francis Jenkins bahkan telah mulai mendirikan stasiun televisi sendiri dengan menayangkan program kartun pantomim, sambil berjualan perlengkapan televisi.

Di tahun yang sama, Baird membuat siaran pertamanya dari London ke New York melalui saluran telepon, dan penerima saluran televisi pertama itu adalah Schenectady. Berselang empat bulan dari demonstrasi tersebut, tepatnya pada bulan Mei 1928, sebuah stasiun mulai mengudara ke beberapa rumah penduduk yang diberi mesin buatan General Electric.

Teknologi televisi pada jaman itu terus dikembangkan. Lembaga penyiaran British Broadcasting Corporation (BBC) di Inggris, memulai siaran televisi untuk publik London tahun 1936. Setahun kemudian BBC mengadopsi sistem penyiaran televisi yang dikembangkan oleh Marconi Electric and Musical Industris yang mengasilkan gambar lebih baik dari sistem televisi Baird.

Di Amerika, siaran reguler mulai berlangsung pada tahun 1939. Hingga pada tahun 1954, televisi berhasil menayangkan siaran berwarna.

Baca Juga : Camping Groung Sukamantri dan Air Terjun Suryakencana

Perkembangan televisi analog

Televisi pada awal diciptakan hanya mampu menghasilkan gambar hitam putih. Namun sesuai dengan perkembangan teknologi yang terus di dijalankan oleh para ahli, akhirnya televisi mulai menampilkan tayangan berwarna.

Pada tahun 1954 perusahaan elektronik Amerika, Radio Corporation of America (RCA) mulai memproduksi televisi berwarna pertama dalam perkembangan teknologi pertelevisian. Teknologi ini mengusung sistem televisi berwarna pertama dengan nama CT-100.

Televisi berwarna pertama ini dirancang dengan layar berukuran 12 inci dan dijual seharga 1.000 dollar. Hingga pada tahun 1960-an, televisi model ini mulai dijual ke publik.

Televisi terus bertransformasi di berbagai penjuru dunia. Medio 1960-an, Jepang tidak kalah bersaing dengan negara-negara barat dalam mengembangkan teknologi pertelevisian, dengan mengadopsi sistem televisi analog National Television System Committee (NTSC).

Di Jerman, pada tahun 1967, seorang ahli kelistrikkan dan pelopor televisi Walter Bruch mengembangkan sistem Phase Alternating Lines (PAL). Sebuah encoding berwarna yang digunakan dalam dunia penyiaran. Hingga pada tahun 1970-an, NTSC dan PAL akhirnya dipakai sebagai matode penyiaran di berbagai negara.

Pada periode 1970an, perkembangan televisi juga berinovasi dengan menggunakan teknologi Video Cassette Recorder (VCR) yang dapat merekam berbagai siaran.

 

Peralihan televisi analog ke digital

Pada bulan Juni 1990 General Instrument Corporation (GI) mengejutkan industri pertelevisian dengan mengumumkan sistem digital pertama di dunia, yang dirancang oleh insinyur Korea Woo Paik. Warna yang dihasilkan pada layar televisi digital ini mampu menampilkan 1.080-­line­ dengan kualitas lebih cemerlang yang sangat membantu dalam dunia penyiaran.

Ini adalah awal kemunculan sistem High Definition Television (HDTV) yang memberikan perubahan tampilan visual pada layar televisi. Kejernihan warna yang ditampilkan lebih baik dari sistem sebelumnya.

HDTV ini mulai diproduksi secara massal oleh empat laboratorium TV internasional untuk dipasarkan pada tahun 1993. Bahkan sistem inilah yang pada masa sekarang digunakan sebagai dasar untuk merancang teknologi televisi yang lebih pandai.

Pada tahun 1996, Federal Communications Commission (FCC) di Amerika menyetujui pengusulan standar penyiaran televisi digital. Hal ini terus berjalan dan dilanjutkan untuk mengalihkan sistem analog menjadi digital dalam dunia penyiaran. Baru pada tahun 2006 transmisi analog ini benar-benar dialihkan penggunaannya ke televisi digital.

 

Televisi digital

Pengembangan teknologi televisi pada medio 1990an lebih pesat dari masa sebelumnya. Hingga muncul berbagai jenis televisi dengan rancangan Cathode-Ray Tube (CRT) atau dikenal dengan sebutan TV tabung, lalu ada TV Plasma dengan bentuk yang lebih ramping, TV Rear-Projection LCoS dengan sistem rangkaian polarizer, LCD TV, LED TV, dan Smart TV.

Televisi masa sekarang

Hingga saat ini televisi terus bertransformasi seiring perkembangan jaman dan kecanggihan teknologi. Jika di awal kehadirannya televisi lebih sering dipakai untuk sarana penyebaran informasi, maka saat ini televisi sudah bisa menampilkan tayangan hiburan seperti film, siaran konser musik secara langsung, laporan berita, bahkan dapat terhubung dengan internet dan gadget lainnya yang dapat memudahkan penonton untuk mengakses berbagai tayangan.

Televisi masa kini juga lebih ramping dan elegan yang dapat menyesuaikan konsep modern yang semakin canggih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here