Escamol Kuliner Unik Meksiko, Warisan Budaya Yang Eksotis – Asal usul sebuah kuliner sangatlah penting, Terutama jika kuliner tersebut merupakan sebuah kuliner yang spesial.

Seperti telur semut yang berasal dari sebuah sudut kota paling sederhana di Meksiko, Selama perjalanannya dari gurun San Luis Potosi ke Mexico City, Telur semut menjadi sebuah barang mewah dengan sebutan “Kaviar Padang Pasir. Baca juga Mengkonsumsi Kalajengking Berbahaya ? Ini Faktanya !.

Dikutip dan diterjemahkan dari roadsandkingdoms.com. Kata escamol berasal dari bahasa asli Nahuatl, azcamolli atau azacatlmol, azatl memiliki arti kata semut, dan molli memiliki arti semur. Awal tradisi memakan escamoles diketahui berasal dari zaman pra-Hispanik, dan lagu-lagu suku Aztec, tarian, dan dongeng yang menggambarkan sebuah pesta yang menghidangkan telur dalam ceritanya.

Beberapa sejarawan menyebutkan telur sebagai salah satu hadiah yang diberikan pada acara-acara khusus kepada Kaisar Moctezuma Xocoyotzin, kaisar Aztec dari 1503-1520, . Sejak itu, escamole telah dianggap sebagai hidangan eksklusif karena memanen bahan dasar makanan ini sangat sulit.

escamoleros bersiap memanen telur semut
escamoleros bersiap memanen telur semut. Sumber gambar : Gettyimages

Untuk mengumpulkan larva semut, escamoleros (sebutan untuk pengumpul telur semut di meksiko) berkumpul di pusat pengumpulan escamol yang berada di pusat kota.

Dari sana, mereka menyewa truk pickup yang akan membawa mereka sedekat mungkin ke gunung yang terletak di padang pasir di mana mereka dapat menemukan sarang semut.

Karena jalan yang cukup terjal, para escamoleros biasanya harus meninggalkan kendaraan mereka dan melanjut perjalanan dengan berjalan kaki.

escamolores berjalan kaki menuju sarang semut untuk memanennya
escamolores berjalan kaki menuju sarang semut untuk memanennya. Sumber gambar : Gettyimages

Dalam proses panen Escamol Kuliner Unik Meksiko, para escamoleros akan terbagi menjadi beberapa team.

Bekerja sama adalah bagian penting dari proses panen ini karena “Anda harus bekerja dengan seseorang yang sangat Anda percayai,” kata Prieto seorang escamoleros.

Beberapa orang telah bekerja dengan orang yang sama selama lebih dari satu dekade. Terkadang ada juga team yang berisikan ayah dan anak didalamnya.

Team ini akan memulai perjalanan mereka menuju sarang semut. Setiap petani telur semut memiliki lahannya sendiri, dan setiap orang saling menghormati klaim satu sama lain.

Satu orang dapat memiliki tiga atau lima sarang yang telah mereka klaim selama bertahun-tahun. Begitu mereka tiba, mereka akan memulai “Capar” sebuah istilah yang digunakan para escamoleros dalam proses memanen.

escamoleros sedang memanen telur semut langsung dari sarangnya
escamoleros sedang memanen telur semut langsung dari sarangnya. Sumber gambar : estilomexicano.com.mx

Pertama, mereka akan membungkus kaki mereka dengan kantong plastik dan mengikatnya dengan karet gelang, sebuah satu-satunya perlindungan yang mereka gunakan. Dengan sekop, salah satu escamoleros mulai dengan hati-hati menggaruk lapisan atas tanah.

Mereka harus sangat berhati-hati agar tidak membunuh semut atau menghancurkan telur. Begitu mereka mulai menemukan sarangnya, bau yang kuat akan muncul. Bau ini diproduksi oleh semut, dikenal sebagai “la pedorrilla” secara harfiah memiliki arti “Kentut.”

Nama ilmiah jenis semut yang mereka panen adalah Liometopum apiculatum, escamoleros memiliki sebutannya masing-masing untuk semut yang mereka panen, nama panggilan tersebut tergantung pada daerah di mana mereka tinggal.

Di daerah ini, mereka menyebutnya sebagai la hormiga pedorra yang berarti “semut kentut.”

Ketika sudah menemukan sarang semut, Escamoleros akan memasukkan tangannya ke tanah dan mengeluarkan potongan-potongan sarang yang berisikan larva semut, kemudian meletakannya ke atas saringan khusus yang terbuat dari logam jaring yang diletakan dalam bingkai kayu.

escamoleros sedang memanen telur semut
escamoleros sedang memanen telur semut. Sumber gambar : Gettyimages

Sementara salah seorang pemanen melakukan hal ini, yang lainnya akan memulai proses pembersihan, mengayak saringan sehingga potongan-potongan kayu, kotoran, dan serangga jatuh sehingga yang tersisa diatasnya hanyalah mesh / larva semut.

Escamol Kuliner Unik Meksiko merupakan Larva semut yang sangat mudah dibedakan karena memiliki warna putih dan bentuk semi-oval. Setelah mereka membersihkan larva, mereka akan mengumpulkannya dalam ember plastik.

Setelah selesai memanen sarang semut, escamoleros harus dengan hati-hati mengisi ulang sarang tersebut dengan kotoran, ranting, dan kerikil sehingga para semut tidak akan mati dan dapat bertelur lagi di musim depan. Karena sarang yang bagus dapat menyediakan escamolero hingga tiga ratus gram larva per hari.

Begitu matahari mulai terbenam, para escamoleros akan kembali ke kota. Dari sana, mereka akan kembali ke rumah masing-masing, di mana pasangan dan anak-anak mereka menunggu untuk mulai membersihkan larva yang dikumpulkan hari itu.

escamolores membersihkan telur semut yang mereka panen
escamolores membersihkan telur semut yang mereka panen. Sumber gambar : Gettyimages

Seluruh keluarga duduk akan duduk dan mulai mengambil larva dari ember plastik dan dengan hati-hati membuang potongan-potongan tanah, semut mati, dan serangga lainnya dengan tangan mereka.

Larva dinilai berdasarkan berat bersihnya, sehingga mereka harus membersihkan hal lainnya yang menempel dilarva agar diterima dan dibeli dengan harga terbaik.

Keesokan harinya, sebelum pergi untuk memanen lebih banyak sarang, para escamoleros berkumpul di luar pusat pengumpulan dengan ember-larva mereka, tempat para orang-orang akan membeli telur-telur itu. Mereka akan membayar sekitar $ 200 peso atau sekitar Rp148.587 (Kurs 2019).

Manajer pusat pengumpulan akan menempatkan ember plastik di lemari es besar untuk dibekukan dan disimpan.

Larva semut tersebut akan menempuh jarak yang sangat jauh untuk tiba di pasar yang lebih besar dan restoran mewah, di mana harganya akan jauh lebih mahal daripada sekarang.

Sebagian besar akan menuju Mexico City, dimana larva semut ini akan di olah menjadi makanan lezat dengan harga yang sangat mahal.

Mercado de San Juan, pasar yang menjual bahan kuliner eksotis
Mercado de San Juan, pasar yang menjual bahan kuliner eksotis. Sumber gambar : fundacionunam.org.mx

Salah satu pemasok terbesar makanan lezat dan makanan eksotis di Mexico City adalah Mercado de San Juan, yang, selama era kolonial, berfungsi sebagai pasar budak. Saat ini, pasar ini adalah tempat untuk membeli dan menjual produk dan bahan-bahan makanan yang paling eksotis.

Disini kita dapat menemukan apa saja, mulai dari daging singa, buaya hingga tarantula, dan, tentu saja, larva semut.

escamol disajikan sebagai makanan mahal di restaurant
escamol disajikan sebagai makanan mahal di restaurant.

Pasar ini dikenal oleh para koki dan ahli kuliner profesional lainnya karena keragaman produk yang dijualnya. Anda dapat menemukan koki Asia dan Eropa yang berkeliaran di lorong-lorong, mengobrol secara santai dengan penjual.

Selama akhir pekan, para turis yang penasaran berkumpul di restoran-restoran kecil di pasar ini untuk menyaksikan penjualan bahan-bahan makanan yang eksotis, dan bahkan dilarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here