Dalam cara memenuhi kebutuhan nutrisi ibu saat hamil ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berhubung jatah nutrisi ibu saat hamil akan dibagi dua dengan janin, maka asupan nutrisi harus sangat diperhatikan.
Pembagian jatah nutrisi tersebut harus tepat agar menghindari kemungkinan terjadinya potensi komplikasi pada saat kehamilan. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan nutrisi secara optimal.
Cara memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil
Pemenuhan asupan nutrisi ibu hamil memiliki berbagai manfaat. Mengoptimalkan nutrisi saat hamil selain berguna untuk ibu agar selalu sehat, juga berguna untuk bayi yang dikandung, seperti:
- Optimalisasi tumbuh kembang janin agar bayi tumbuh sehat
-
Mengurangi komplikasi kehamilan, seperti anemia, keguguran, diabetes gestasional, hiperemesis gravidarum, kehamilan ektopik, solusio plasenta, plasenta previa, preeklampsia, eklampsia, dan prematur
-
Mencegah pertambahan berat badan ibu yang lebih
Kontrol berat badan ibu hamil
Penambahan berat badan ibu hamil rata-rata 12-18 kg. Sedangkan untuk ibu yang sedang hemil kembar dua atau lebih, kenaikannya antara 18-25 kg.
- Trimester pertama: 4 – 6 kg
- Trimester kedua hingga ketiga: 2 – 2,2 kg perbulan
Selain itu, bagi ibu hamil yang memiliki berat badan berlebih sebelum hamil kenaikannya antara 13,5 – 17,5 kg. Namun jika sebelum hamil ibu mengalami kekurangan berat badan maka disarankan untuk dapat mencapai yang direkemondasikan di atas.
Jaga pola makan
Dalam jurnal American Dietic Association tahun 2002, merekomendasikan diet perhari ibu hamil dengan indeks massa tubuh yang normal. Hal ini diharapkan berguna untuk menyeimbangkan nutrisi ibu hamil kembar. Berikut rekomendasinya:
- Karbohidrat (nasi, roti, sereal) 6 porsi
- Protein (daging, ayam, ikan, telur) 3 porsi
- 1 jenis sayuran mentah atau 2 jenis sayur matang
- 1 jenis buah
- 1 cangkir susu olahan

Dalam sebuah artikel kesehatan, peneliti sekaligus penulis Nutrition for a Healthy Pregnancy Elizabeth Somer, M.A., R.D. mengatakan, bahwa tidak pernah ada dalam kehidupan seorang wanita, nutrisi begitu penting seperti saat sedang hamil dan menyusui.
Baca Juga: Olahraga di Masa Pandemi yang Mudah dilakukan
Cara memenuhi kebutuhan nutrisi dengan suplemen
Agar ibu hamil beserta bayi mendapatkan nutrisi yang baik, ada beberapa kebutuhan yang harus dijaga dan terpenuhi setiap harinya. Selain itu, pola konsumsi juga turut memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ibu dan bayi. Berikut adalah cara memenuhi kebutuhan nutrisi saat hamil:
1. Zat besi
Ibu hamil memiliki kebutuhan zat besi dua kali lebih banyak dan sangat bermanfaat dalam mengurangi risiko anemia defisiensi besi, atau jumlah sel darah merah di bawah normal. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, zat besi yang baik untuk ibu hamil, antara lain:
- Daging merah matang
- Ayam dan ikan matang
- Kacang-kacangan
- Hati hewan matang
- Sayuran hijau
2. Kalsium
Ibu hamil sangat butuh sumber kalsium, hal ini berguna sebagai pendamping enzim agar dapat bekerja secara efisien. Mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium juga bermanfaat untuk mengurangi risiko darah tinggi selama kehamilan. Dengan pola konsumsi 3-5 porsi sumber kalsium, berikut adalah bahan-bahannya:
- Susu kaya kalsium
- Ikan salmon, sarden, dan bandeng
- Susu soya yang difortifikasi
- Kacang-kacangan
- Sayuran hijau
3. Vitamin
Kebutuhan nutrisi ibu semakin sempurna dengan melengkapi asupan vitamin yang sesuai. Mengkonsumsi vitamin selama hamil sangat baik, terlebih ibu hamil belum pasti mengetahui apakah nutrisi dari makanan hariannya sudah tercukupi atau belum. Berikut ini adalah sumber vitamin selain makanan yang baik untuk ibu hamil kembar:
- Asam folat, berguna untuk pembetukan saraf bayi
- Suplemen multivitamin berguna untuk ibu yang tidak dapat makan dengan cukup dan sering mual muntah
- Vitamin C
- Vitamin D yang berasal dari sinar matahari sangat baik untuk ibu hamil
Penjelasan di atas merupakan panduan secara umum. Berkonsultasi dengan dokter kandungan atau ahli gizi akan lebih membuat ibu yang sedang hamil mendapat informasi lebih jelas dan sesuai dengan yang dibutuhkan.
Referensi:
