Pola hidup yang sembarangan merupakan faktor terbesar berkembangnya low-density lipoprotein (LDL)  atau kolesterol jahat dalam tubuh. Dari meningkatnya kadar kolesterol jahat itu ternyata dapat memicu timbulnya berbagai macam risiko kesehatan yang tidak sembarangan. Oleh karena itu, sangat penting kontrol kolestrol jahat dan ketahui apa itu kolesterol.

Selain jarang berolahraga, mengkonsumsi makanan tanpa memerhatikan tingkat kolesterol yang dikandungnya juga dapat memberikan dampak bagi kesehatan.

Lalu bagaimana agar dapat mengontrol serta mengetahui bahwa kolesterol jahat dalam tubuh dapat diturunkan?

 

Apa itu kolesterol?

Meskipun tubuh membutuhkan kolesterol dalam proses pembetukan hormon, sel, dan vitamin D. Namun bukan kolesterol jahat yang harus dikembangkan, melainkan high-density lipoprotein (HDL), yaitu kolesterol baik yang membantu membersihkan tubuh dari kolesterol jahat dan menjaganya agar tidak terkumpul di lapisan pembuluh darah.

Jika kolesterol jahat menumpuk di pembuluh darah maka akan menjadi plak. Otomatis pembuluh darah menjadi sempit, aliran darah terbatas, dan berisiko meningkatkan pembekuan darah. Penyakit seperti jantung, stroke dan gangguna penceranaan akan lebih mudah menyerang.

Untuk mengetahui kadar LDL dan HDL dalam tubuh adalah dengan melakukan cek kolesterol. Anjuran yang baiknya adalah sebagai berikut:

  • Kolesterol jahat (LDL): kadar di bawah 100 mg/dl
  • Kolesterol baik (HDL): kadar di atas 60 mg/dl
  • Triliserida (lemak dalam darah): kadar di bawah 150 mg/dl

Rekomendasi yang dianjurkan untuk melakukan cek kolesterol adalah saat memasuki usia 18 tahun dan cek berkala setiap 5 tahun. Hal ini dapat membantu dalam proses kontrol terhadap kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

 

Makanan yang memengaruhi kolesterol

Bagi Anda yang memiliki kadar kolesterol jahat berada di atas angka yang dianjurkan lebih baik untuk memulai dengan mengubah pola hidup sehat. Hal ini sangat penting terutama bagi yang memiliki riwayat obesitas, diabetes, riwayat penyakit jantung, dan stroke. Mulailah dengan membatasi pola konsumsi berlebih dari jenis asupan yang Anda makan, seperti berikut:

1. Makanan yang dapat meningkatkan kolesterol jahat

  • Makanan yang digoreng
  • Daging dengan lemak berlebih
  • Mentega
  • Makanan olahan
  • Susu lemak
  • Susu krim
  • Makanan cepat saji
  • garam

 

2. Makanan yang dapat menurunkan kolesterol jahat

  • Makanan berserat
  • Gandum
  • Biji-bijian
  • Kacang-kacangan
  • Buah anggur, jeruk, alpukat, dan apel
  • Sayuran wortel, kentang, lobak, terong

Menjaga jenis makanan yang masuk ke tubuh sangat berguna dalam mengontrol kolesterol. Dengan menerapkan pola tersebut turut membantu untuk turunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

 

Ubah pola hidup untuk turunkan kolesterol jahat

Jadi, mengatur pola hidup sehat sejak usia muda adalah langkah awal dalam mencegah munculnya kolesterol jahat dalam tubuh. Bukan hanya dari segi makanan, pola untuk turunkan kolesterol jahat juga bisa diterapkan dengan cara berikut:

1. Jaga aktivitas fisik secara teratur

Sebuah jurnal medis Inggris mencatat bahwa olahraga dapat mengubah sifat kolesterol. Aktivitas harian yang lebih sering dilakukan akan memberikan dampak lebih besar untuk meningkatkan HDL bagi tubuh.

Berjalan rutin selama 30 menit setiap hari mampu meningkatkan detak jantung yang bermanfaat dalam menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, Anda juga dapat mengubah kebiasaan dengan bersepeda saat ke kantor. Aktivitas luar ruang lainnya seperti berenang dan lari pagi juga berpengaruh untuk menurunkan kolesterol jahat.

 

2. Berhenti merokok

Bagi perokok aktif, sudah tentu Anda memiliki jantung dan paru-paru yang berbeda dengan orang yant tidak merokok. Hal ini memberikan dampak rendahnya HDL yang ada dalam tubuh perokok, sehingga membuat pembuluh darah lebih terbuka terhadap perusakan.

 

3. Diet

Mengatur pola makan dengan memilih makanan sehat tentu sangat bermanfaat untuk mencegah meningkatnya kolesterol jahat. Makanan yang diolah dengan proses digoreng sangat tidak dianjurkan dalam proses menurunkan kolesterol jahat.

Dalam sebuah artikel, anjuran untuk diet rendah kolesterol asupan kolesterol yang boleh dikonsumsi adalah sebanyak 300 mg perhari.

 

4. Pola tidur teratur

Orang yang tidur kurang dari enam jam setiap malam sangat rentan terkena penyakit jantung. Hal ini disebabkan karena meningkatnya kadar LDL atau kolesterol jahat saat tubuh kekurangan jam tidur.

Oleh karena itu, waktu yang ideal untuk tubuh istriahat adalah selama kurang lebih delapan jam dalam satu hari. Mulailah mengatur rutinitas aktivitas harian dengan menjaga waktu istrahat yang cukup agar tubuh dapat berfungsi baik

Rekomendasi di atas hanya dibuat berdasarkan gambaran umum. Jika dalam proses menurunkan atau kontrol kolesterol jahat dalam tubuh mengalami kesulitan segera konsultasikan dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Dapatkan beragam informasi terbaik dari ourstory.id untuk menambah pengetahuan kamu.

 

Referensi:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here