Teleskop Luar Angkasa Tercanggih – James Webb Space Telescope (JWST atau “Webb”) adalah teleskop ruang angkasa yang akan menjadi penerus selanjutnya dari Hubble Space Telescope. JWST sendiri memiliki resolusi dan sensitivitas cahaya yang lebih baik dibandingkan dengan teleskop Hubble, JWST sendiri diharapkan akan meningkatkan pembelajaran manusia terhadap ilmu astronomi dan kosmologi.

Salah satu tujuan utama dibangunnya JSWT adalah mengamati beberapa peristiwa astronomi dan mengamati objek paling jauh di alam semesta, seperti pembentukan galaksi. Tujuan ini berada di luar jangkauan instrumen teleskop yang ada darat dan ruang angkasa saat ini. Tujuan lainnya juga termasuk memahami pembentukan bintang dan planet, dan pencitraan langsung planet ekstrasurya. Baca juga Perbedaan MediaTek dan Snapdragon, Lebih Baik Mana ?.

Perbandingan Ukurang JWST dengan Hubble Teleskop
Perbandingan Ukurang JWST dengan Hubble Teleskop. Source : imgur.com

Teleskop Luar Angkasa Tercanggih

Cermin utama JWST terdiri dari 18 segmen cermin heksagonal yang terbuat dari berilium berlapis emas. Kombinasi ini diciptakan untuk membuat cermin berdiameter 6,5 meter yang jauh lebih besar dari cermin 2,4 meter milik teleskop Hubble saat ini.

Berbeda dengan teleskop Hubble, yang hanya mampu mengamati dalam spektrum ultraviolet dan inframerah dengan frekuensi 0,1 hingga 1 μm, JWST akan mengamati dalam rentang frekuensi yang lebih rendah sekitar (0,6 hingga 27 μm).

Ini akan memungkinkan JWST untuk mengamati objek yang lebih jauh dibandingkan dengan objek yang hanya bisa diamati oleh Hubble dan instrumen teleskop lainnya saat ini.

Posisi Teleskop JWST Berada di L2 Lagrange point
Posisi Teleskop JWST Berada di L2 Lagrange point. Source : Nasa.gov

Teleskop JWST harus dijaga dengan kondisi suhu yang sangat dingin untuk mampu melakukan pengamatan inframerah tanpa gangguan, sehingga teleskop ini akan ditempatkan di ruang angkasa yang posisinya dekat dengan Bumi – Matahari atau berada di titik L2 Lagrangian, dan kaca depan besar yang terbuat dari lima lembar silikon dan kapton berlapis aluminium yang akan membuat cermin teleskop dan empat instrumen sains lainnya milik JWST berada di bawah suhu 50 K (20220 ° C; 70370 ° F).

James E. Webb, Administrator NASA dari tahun 1961 - 1968
James E. Webb, Administrator NASA dari tahun 1961 – 1968. Source : Spaceanswers.com

Tahap Pengembangan James Webb Space Telescope

JWST sendiri sedang dikembangkan oleh NASA, dengan bantuan dari Badan Antariksa Kanada dan Badan Antariksa Eropa dan dinamai sesuai dengan nama James E. Webb, pejabat pemerintah Amerika yang merupakan administrator NASA dari tahun 1961 hingga 1968 dan memiliki peran penting dalam program Apollo.

Peluncuran James Webb Space Telescope

Pembangunannya dimulai pada tahun 1996, tetapi proyek ini telah mengalami banyak penundaan dan pembengkakan biaya, dan menjalani desain ulang yang besar selama tahun 2005. Konstruksi JWST selesai pada akhir 2016, setelah fase pengujian ekstensif dimulai.

Pada bulan Maret 2018, NASA menunda peluncuran JWST setelah kaca depan teleskop mengalami keretakan saat latihan. Peluncuran JWST ditunda lagi pada Juni 2018 setelah rekomendasi dari dewan peninjau independen, dan saat ini dijadwalkan untuk diluncurkan pada bulan Maret 2021.

Video Dokumenter Tentang James Webb Space Telescope

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here