Saturday, August 15, 2026
HomeTeknologiSpaceX Siap Wujudkan Imajinasi Manusia Melintasi Semesta

SpaceX Siap Wujudkan Imajinasi Manusia Melintasi Semesta

Saya membayangkan, jika memang dapat berangkat ke luar angkasa mendekati bulan: saya akan membuka sebotol bir dan meminumnya, menghisap rokok, lalu memutar lagu kroncong berjudul Di Bawah Sinar Bulan Purnama. Pasti rasanya akan sangat seru. Menikmati air laut di bumi nun jauh disana yang berkilauan, seraya menghitung bintang yang bertaburan.

Imajinasi Bart Howard yang tertuang dalam lirik In Other Words (1954) untuk dapat bermain bersama bintang sekaligus menyaksikan musim semi di planet Jupiter dan Mars akan segera terwujud. Dan kini manusia bukan hanya sekadar membayangkan untuk bisa terbang ke bulan, namun juga harus sudah membuat daftar kegiatan: ingin melakukan apa saja saat tiba di tempat yang berjarak 384.400 km dari bumi tersebut. SpaceX siap memberikan paket wisata luar angkasa untuk mewujudkan imajinasi manusia.

Selang sepuluh tahun setelah lagu In Other Words mengudara, penyanyi bersuara zaitun Frank Sinatra memasukkan lagu tersebut ke dalam album rekamannya It Might as Well Be Swing (1964). Album kolaborasi Frank Sinatra dan Count Besie Orchestra itu konon didekasikan untuk misi luar angkasa NASA yang mengorbitkan Apollo 11 ke bulan.

Laporan NASA untuk Apollo 10 yang terbit pada 17 Juni 1969 mendeklarasikan Fly Me To The Moon telah berbunyi dalam perjalanan ke bulan. Lagu yang menceritakan kisah cinta itu kerap dipakai dalam setiap seremoni luar angkasa hingga sekarang.

Wisata ke bulan

Beberapa waktu lalu seorang kaya asal Jepang Yusaku Maezawa membuat pengumuman di laman twitter miliknya yang berencana akan mengelilingi bulan. Ia akan memboyong serta delapan seniman untuk ikut bersamanya mengelilingi bulan pada tahun 2023 mendatang. Proyek wisata itu diberi nama dearMoon.

paket wisata luar angkasa
gambar: spacex

Proyek ini adalah paket wisata pertama yang digagas makhluk bumi untuk dapat keluar dari habitatnya. Sebabnya Maezawa yang merupakan pemilik perusahaan ritel Zozotown itu berharap pengalaman wisata ke bulan nanti akan memberikan inspirasi bagi para seniman untuk menuangkan gagasan baru dalam berkarya setelah kembali ke bumi.

Perjalanan paket wisata luar angkasa tersebut rencananya akan menghabiskan waktu selama tiga hari. Konsep perjalannya yaitu meluncurkan Starship-Super Heavy dari bumi dan lepas landas ke luar angkasa. Mengorbit di sekitaran bulan untuk rombongan dapat menikmatinya dari jarak dekat.

Memang, nantinya para wisatawan tidak sampai turun menginjakkan kaki di satelit bumi tersebut seperti astronot Neil Armstrong pada tahun 1969. Mereka hanya diajak berkeliling mengorbit di bulan dalam pesawat luar angkasa dan saat itulah mereka akan menjadi manusia yang paling dekat dengan bulan.

Wisata ke bulan bukan lagi hanya sebagai imaji para pemimpi atau penulis lagu. Proyek dearMoon yang digadang sebagai misi orbit ke bulan oleh penduduk sipil bumi pertama ini akan menjadi sebuah lompatan hebat dalam sejarah manusia dalam mengagahi alam semesta.

paket wisata luar angkasa
rute proyek dearmoon – spacex

Baca Juga: Teleskop Luar Angkasa Terrcanggih

Angkutan umum pertama jurusan luar angkasa

Untuk dapat sampai ke bulan, proyek dearMoon mempercayai perusahaan asal Amerika SpaceX sebagai agen yang akan mengakomodir perjalanan melintasi jagat raya. Perusahaan milik Elon Musk tersebut berambisi dalam upaya memberikan pengalaman traveling bagi manusia untuk dapat pergi sejenak dari bumi.

Sejarah mencatat perjalanan panjang perusahaan SpaceX dalam moda transportasi, khususnya pesawat luar angkasa. Berdiri pada tahun 2002, SpaceX bermarkas di Hawthrone California Amerika, sebagai perusahaan swasta pertama yang meluncurkan pesawat luar angkasa berawak dan mengorbit di International Space Station (ISS). Sejak saat itu SpaceX terus berinovasi dalam upaya mengembangkan dunia penerbangan luar angkasa di Amerika.

Medio 2002 hingga 2010 SpaceX telah melakukan serangkaian peluncuran roket ke luar angksa, dan berhasil merilis The Dragon Capsule mengorbit di ISS, dan menjadi pesawat kargo pertama yang bukan dari program pemerintah Amerika.

Pada 2018 sejarah kembali dicatat oleh SpaceX dalam mengarungi luar angkasa dengan teknologi yang dikembangkan pada Falcon Heavy Rocket. Roket tersebut membawa Tesla Roadster yang ditumpangi manekin bernama Starman. Hingga tahun 2019 Falcon Heavy Rocket akhirnya disertifikasi untuk program pengangkut kargo National Security Space Launch (NSSL).

Program penerbangan ke luar angkasa SpaceX tidak berhenti sampai disitu. Pada 30 Mei 2020 The Dragon Capsule yang sudah diperbarui meluncur ke ISS bersama astronot Doug Hurley dan Robert Behnken. Misi tersebut adalah proyek SpaceX dalam mendemonstrasikan layanan angkutan umum luar angkasa. Proyek tersebut yang mendorong SpaceX dan dearMoon untuk membuka jasa wisata ke bulan pada tahun 2023 nanti.

Saya membayangkan, jika memang dapat berangkat ke luar angkasa mendekati bulan. Saya akan membuka sebotol bir dan meminumnya, menghisap rokok, lalu memutar lagu kroncong berjudul Di Bawah Sinar Bulan Purnama. Pasti rasanya akan sangat seru. Menikmati air laut di bumi nun jauh disana yang berkilauan, seraya menghitung bintang yang bertaburan.

pohonkembang
pohonkembang
Hidup di bumi yang luas
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments