Shirako Sperma Ikan Makanan Khas Jepang – Shirako adalah sajian khas Jepang yang terbuat dari sperma ikan, biasanya berasal dari ikan cod. Banyak orang yang tidak menyangkanya begitu melihatnya dan setelah itu memakannya.

Penduduk setempat menyebutnya sebagai “shirako,” yang dalam bahasa Jepang memiliki arti “anak-anak kulit putih.”

Shirako Sperma Ikan Makanan Khas Jepang

Karena bentuknya diluar ekspektasi yang anda bayangkan dan dari apa yang dikatakan penduduk setempat, rasanya juga tidak seperti yang Anda harapkan. Bagi mereka yang berasal dari luar Jepang, shirako menjadi sebagai pengenalan yang tidak biasa ke sisi yang unik dari masakan Jepang. Baca juga : Waralaba Makanan Jepang Terlaris Di Jakarta.

Shirako telah lama menjadi tradisi dalam budaya Jepang, meskipun penampilannya kurang menarik.

Ikan COD, Jenis ikan yang dijadikan bahan dasar shirako di jepang

Sebagian besar bahan utama shirako berasal dari ikan cod, penampilan shirako lebih mirip otak mentah berukuran kecil daripada sperma ikan.

Ketika orang yang baru pertama kali mencicipinya, shirako akan disajikan di sushi, dan mereka akan mengharapkan semacam cairan untuk dicelupkan kedalamnya, atau memilih memakan shirako dengan irisan tipis saja dan disajikan seperti nigiri.

Tergantung pada seberapa penuh kantung sperma cod, warna dan tampilan shirako berubah. Ada kantung empedu berwarna putih atau merah muda yang tembus cahaya, dan banyak juga yang tak berbentuk.

Shirako Mentah

Kantung yang berisi penuh sperma cod memiliki warna putih, buram, dan jauh lebih kencang dari kantung yang kosong. Setelah dipanen, kantung sperma dimakan seperti apa adanya.

Mereka yang menyukai shirako mengklaim bahwa shirako memiliki rasa yang ringan, lembut, mirip dengan custard. Mereka yang bukan penggemar menggambarkannya lebih seperti puding ikan. Baca juga : Wisata Alam Jepang, Kamikochi Lembah Yosemite Jepang

Disajikan matang, tekstur creamy nya melembut karena panas. Saat mentah, lebih empuk, dan hampir kenyal, seperti kuning telur mentah.

Orang Jepang percaya bahwa, (seperti kebanyakan makanan lezat yang ekstrem), shirako mempromosikan anti-penuaan, dan penuh dengan protein dan vitamin B.

Jenis Sajian Shirako

Meskipun tampaknya tidak mungkin bahwa seseorang dapat mengkonsumsi terlalu banyak shirako mentah, sebenarnya ada berbagai macam jenis hidangan shirako.

Bentuk shirako yang paling umum disajikan ada dalam bentuk sushi nigiri, shirako mentah di taruh di atas bola nasi yang dibungkus rumput laut. Sangat mudah untuk dimakan dalam satu gigitan, dan ketika disajikan dengan sake, lendirnya dapat dibersihkan dengan mudah.

Shirako yang dijadikan tempura

Bagi pemula yang masih ragu mengkonsumsinya, penduduk setempat menyarankan untuk memakannya dengan gaya tempura. Dilapisi dengan adonan ringan, digoreng garing, dan disajikan dengan saus manis, shirako menghasilkan rasa yang benar-benar berbeda.

Dengan bagian luar yang renyah, dan bagian dalamnya lebih creamy, makanan ini menjadi sedikit lebih enak.

Bagi penggemar shirako yang berpengalaman, tidak ada batasan untuk apa sperma ikan tersebut digunakan.

Hiasan untuk rebusan makanan, topping untuk pasta, dan memanggangnya hanyalah beberapa hal yang dilakukan orang Jepang dengan kelezatan shirako yang banyak di anggap aneh oleh sebagian orang.

Jenis Sajian Yang Sama Dari Berbagai Penjuru Dunia

Walaupun konsep sperma ikan tidak begitu menarik, orang Jepang bukan satu-satunya orang yang menyukai variasi sajian shirako.

Lattume, sperma ikan yang dijadikan topping spageti

Di Sisilia, sperma ikan yang dikenal sebagai “Lattume,” yang berasal dari ikan tuna, digunakan sebagai topping pasta dan sangat populer.

Sementara itu, orang Rumania memakan sperma ikan mas dan ikan air tawar lainnya. Dikenal sebagai “Lapți,” kelezatannya biasanya digoreng dan disajikan sebagai hiasan untuk makanan lain, atau dimakan terpisah.

Lapți, makanan khas romania yang terbuat dari sperma ikan

Di Rusia juga telah mengkonsumsi variasi shirako selama bertahun-tahun, meskipun dengan cara yang sedikit berbeda. Daripada memakan sperma ikan haring (ikan pilihan mereka) secara mentah atau dimasak, orang Rusia lebih suka membuatnya menjadi acar sperma.

Setelah diekstraksi dari ikan, sperma diawetkan secara terpisah tetapi melalui metode yang sama seperti acar herring tradisional. Dikenal sebagai Herring milt (молока, “Moloka”) kemudian dimakan dengan acar herring, dan dengan acar roe.

herring milt alias молока atau Moloka yang disajikan diatas roti

Tentu saja, mengkonsumsi jeroan bagian dalam ikan, terutama bagian reproduksi, bukanlah hal baru. Di seluruh dunia selama berabad-abad, tindakan mengonsumsi kaviar (Telur Ikan) telah lama dianggap sebagai simbol status. Mengapa sperma ikan harus dianggap berbeda?

Sekian informasi dari ourstory.id, Jika merasa artikel ini bermanfaat jangan lupa klik like & share. Artikel ini kami translate dan edit dari berbagai sumber.

Source : allthatsinteresting.com, wikipedia.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here